Ganjar Liberal

5 Februari, 2009 oleh duniagagas

DPC PNI Marhaenisme (PNI-M) Kota Mataram mendorong terbangunnya gerakan rakyat. Pada Rapat Kerja (Raker) DPC PNI-M Kota Mataram, Rabu (4/2), direkomendasikan tiga gerakan di tiga sektor pembangunan. Yakni gerakan rakyat di bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.

Dalam Raker yang berlangsung di Hotel Arum Jaya Mataram itu, ditetapkan pula program gerakan yang akan menjadi program terobosan PNI-M Kota Mataram. Yakni Gerakan Pemuda Siap Kerja yang disingkat Gardasaka (gerakan bidang ekonomi), Gerakan Rakyat Sadar Kesehatan (Gerasak), dan Gerakan Pelajar Kembali Belajar (Ganjar Liberal).

Ketua DPC PNI-M Kota Mataram, Muhammad F Hafiz SIP, mengatakan pilihan gerakan rakyat itu terkait erat dengan landasan perjuangan PNI-M Kota Mataram. Yaitu mendorong partisipasi publik di semua sektor kehidupan masyarakat dan meningkatkan pembiayaan pemerintah di semua bidang pembangunan.

“Partisipasi publik itu mutlak dalam membangun. Sebagai partai politik yang bergerak di tengah-tengah masyarakat, maka gerakan rakyat menjadi pilihan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mendukung program pembangunan,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, rakyat yang bertekad kuat membangun kehidupannya melalui gerakan nyata di tengah masyarakat, perlu didukung dengan pembiayaan pemerintah. “Parpol perlu mengambil peranan di sana (gerakan rakyat). PNI Marhaenisme juga mendorong peningkatan pembiayaan pemerintah agar berjalan bersama-sama dengan gerakan yang terbangun di tengah-tengah masyarakat,” kata Hafiz.

Gerakan Pelajar Kembali Belajar, jelasnya lagi, perlu didorong terus-menerus bersama-sama dengan program pendidikan lainnya. Seperti usaha-usaha peningkatan pembiayaan pendidikan dalam APBD Kota Mataram, dan program penetrasi pembangunan pendidikan di sekolah-sekolah wilayah pinggiran Kota Mataram.

“Gerakan Pelajar Kembali ke Meja Belajar itu penting diprogramkan sebagai sebuah gerakan. Kita tahu, banyak pelajar mulai enggan belajar. Kalau siswa tak mau belajar, tak lagi berguna anggaran pendidikan seberapa pun besarnya digelontorkan,” ucap Hafiz.

Di bidang ekonomi, Gerakan Pemuda Siap Kerja (Gardasaka) menjadi pilihan program terobosan PNI-M untuk memotivasi pemuda agar bersedia bekerja apa saja. “Program-program yang dibiayai pemerintah untuk mengurangi pengangguran perlu diimbangi dengan memotivasi pemuda agar mau bekerja apa saja,” kata Hafiz.

Demikian juga dengan Gerakan Rakyat Sadar Kesehatan (Gerasak), seperti dikatakannya, pembangunan bidang kesehatan harus dimulai dari rakyat. “Maka di sinilah peranan besar partai politik sebagai motivator di tengah-tengah masyarakat,” jelasnya.

Program menarik lainnya yang juga direkomendasikan dalam Raker DPC PNI-M adalah program Sub-bidang Pendidikan, yakni Sub-bidang Olahraga dan Pemuda. PNI-M Kota Mataram menetapkan orientasi pembangunan bidang olahraga kepada olahraga untuk rakyat.

“Kita percaya bahwa olahraga prestasi penting dibangun. Tetapi kita tak ingin pula mengabaikan esensi pembangunan olahraga yang berorientasi untuk kepentingan rakyat. Ini kita dorong agar pembiayaan pemerintah ditujukan dengan jelas untuk membangun sarana olahraga di kelurahan-kelurahan,” kata Hafiz.

Raker itu membahas secara terperinci isu-isu penting dalam pembanguan yang dijadikan program kerja DPC PNI-M Kota Mataram.

(Humas DPC PNI-M Kota Mataram).